Minggu, 29 Januari 2017

DIBALIK LAYAR PEMBUATAN VIDEO KLIP DEDE GALAU X FACTOR

Si Dede Galau (X Factor) ini, kalo ngehubungiku pasti ada maunya (hahaha…) Dulu dia ngehubungiku pas jelang di ikut audisi X Factor minta dibuatin minus one. Nah sekarang minta dibuatin klip untuk sampel ke salah satu label company. Hmm.. saya hanya meng-oke khan saja, saya hanya minta waktu untuk denger lagunya seperti apa dan minta waktu untuk bikin story board serta scenenya dulu. 

Dari beberapa klip yang saya garap, jika lagunya bisa untuk di plintirkan, maka saya selalu berusaha mencoba memplintirkan scenenya agar terlihat lucu atau unik. Tujuannya memang agar banyak viewer tanpa mesti repot-repot share sana sini. Biasanya video yang lucu atau unik dengan sendirinya viewer men share nya. Itu harapannya, lebih ke startegi promosi sih.

Si Dede ini, minta digarap cepat-cepat, kalo tidak salah scene & story board saya kebut hingga seminggu, padahal emang gampang nyari inspirasi, director hebat sepertiku (haha.. maunya) nggak bisa ngerjain sesuatu tanpa mood yang baik.  Beda lho kerja fisik dengan kerja psikis. Kalo kerja psikis kaya seni itu kalo maksain ngerjain sesuatu malah gak nemu-nemu insiprasinya. I don’t know sih yang lain gitu nggak..

Akhirnya dengan sedikit tertekan (wkwkw..) saya selesaikan juga itu  story board dan scene. Saya juga minta disediakan seorang model cewe dan cowo. Karena keterbatan budget, saya serahin cari modelnya ke Si Dede ini, kalo modelnya dariku berbudget semua (hahaha...). Biar dah ada temen-temennya yang jadi korban jadi model dadakan wkwkw. Saya hanya memberi arahan saja, butuh model yang criteria, ini dan itu bla.. bla.. bla.

Hari H syuting pun sudah diatur, property sudah siap, model siap. Kalo di film ada reading dan plot pemain biasanya. Cuma karena nggak ingin terlalu ribet saya gabung aja plot dan reading scene di hari H saat syuting. Ah kupkir bisa dilakukan pagi hari toh sebelumnya sudah ada bocoran scene apa dan bagaimana untuk tiap model yang terlibat.

Tapi kemudian, model cewe yang awalnya minat untuk bantu, eh mendadak saat hari H membatalkan hahaha.. Dasar bukan model professional alias model sukarela atas nama bantu teman ya begitu jadinya wkwkwk. Konon katanya cowonya or siapanya gitu nggak ngebolehin.  Saya Cuma bisa nyengir dan tolong di carikan model cewe pengganti lain saat itu juga, karena syuting nggak bisa di batalkan.
Akhirnya ada salah satu crew yang ngasih fhoto seseorang, dia berminat katanya. Lalu tanpa pikir panjang sudah jemput daripada nanti molor waktunya tambah lama. 

Tantangan kedua selanjutnya adalah nyari suasana kolam untuk scene kolam jodoh. Hah, what are said?.. yah memang konyol sih, karena hunting lokasi sisa waktu 1 hari kita nggak nemu lokasi yang cocok. Ada yang cocok namun si pemilik tidak mengizinkan. Yah kupikir scene itu bisa di hapus saja (scene di kolam jodoh). Akhirnya ada yang rekomend untuk di Kolam J & J Linggarjati Kuningan milik Pak Kiki dan kita deal-deal an saat hari H (konyol memang tapi ya itulah dilapangan harus siap dengan segala hal yang yterjadi). Beliapun mengizinkan lokasinya di pakai. Thanks lho pak.. semoga diterima amal baiknya. Selalu ramai yach sekarang kolamnya gara-gara bantu bikin klip itu hahahaha (pede banget ya..). 

Lalu mulailah proses syutingnya di situ. Dilanjutkan dengan di kedai susu milik temen Si Dede, Erik namanya, yang bertempat di Sangkanhurip Kuningan hingga pukul 5 sore.
Masih ada satu lokasi yakni di GOR Desa Sindanghayu. Karena si Dede ini katanya orang karang taruna dan boleh pake itu lokasi yang kurasa oke juga akhirnya kami take malam disitu hingga kurang lebih pukul 09.00 an. Dan.. inilah hasilnya, Ta.. raa.. :


Director & Scenario By
Follow Instagram Pawanghujansakti.
Twitter @SupermenCirebon
CP 081224144439
Youtube Chanel GMT Video Production
 Baca Juga : Proses Pembuatan Video Klip Adipatih Band (Personil Plat Band)

Rabu, 18 Juni 2014

MEMBUAT VIDEO KLIP BERKUALITAS DAN MURAH INI CARANYA



Akhir mei lalu saya kembali mendirect salah satu band Cirebon yakni, PLAT Band, yang konon  mereka ingin mengganti nama menjadi Adipatih. Yang paling saya ingat  dari syuting tersebut yakni selesai jam 02:00 pagi dan sampe rumah pukul 04:00 pagi nganterin mobil ke rental pukul 06:30 pagi balik rumah jam 09:00 artinya proses syutingnya 24 Jam lebih karena berangkat syuting pagi sebelumnya pukul 06:00 kurang malah. Crew sich tepar semua tidur dalam mobil, mungkin cuma saya aja sendirian yang non stop 24 Jam. Udah gitu bakso saya di mobil koq ada yang makan siapa ya?.. haha.. makanan sutradara koq dimakan, terlalu. Saya doakan yang makan bakso saya jadi sakti cuma bedanya huruf ' i'- nya dipindah diantara huruf 'k' dan 't' wkwkwkwkw.....

Oke guys... sebenernya bukan itu yang mau saya ceritakan, actualy saya juga sebelum  terjun ke industri video klip, besar di industri musik dulu, ya nggak besar-besar amat sich karena RBT band saya juga nggak laku wkwkwk...
Saya paham betul industri musik itu gimana, susah untuk berkembang kalo nggak  punya link yang kuat dan management yang handal. 1 Bulan aja sudah bagus kalo dapat satu kali panggungan dan dibayar ya minimal transport 1 juta an lah, sayangnnya jarang banget khan kalo bukan sponsor gede paling di kasih makan di acaranya aja udah bagus untuk cari nama. Intinya maen musik itu harus hobbynya orang2 berduit yang nggak mikirin bayaran dan nggak mikirin anak istri di rumah hahaha...untung saya belum merried nih..
Kalo kita lihat ke industri musik pantura, mereka berjaya dengan lagu-lagu panturanya, lha iya orang sopir2 bus dan mobil travel pada doyan musik pantura. Nah kenapa industri musik band nggak berkembang yang dikalangan grass rootnya?..atau yang biasa kita kenal dengan band indie?..
Saya sich simple jawabnya, karena band itu nggak ngumbar aurat kaya penyanyi pantura, yang bikin orang melotot senang nggak senang dengan lagunya. Kedua musik dangdut itu apapun varianntnya adalah musik yang easy listening dan merakyat. Dan faktor yang ketiga peran mereka terbantu dengan tukang video shooting hajatan yang suka memperbanyak copyannya, dan setahu saya ada bargaining dengan pebisnis CD bajakan ataupun yang Orinya di sono (nggak tau tuh daerah mana nggak usah disebutin, di Jakarta sich pastinya) yaa... disebutin juga.
Intinya industri musik pantura memang sudah ada para pelaku bisnisnya yang siap mewadahi. Karena itulah mereka jalan, industrinya.
Nah, band memang tidak akan bisa bersaing, dikalangan grass root alias indienya, karena banyak yang lebih fokus garap lagu sendiri daripada garap lagu orang (padahal bisa saingan ama tukang organ tunggal kalo punya lagu banyak (lagu yang top 40 ) misalnya. Kedua industri kita, band tidak ada yang mewadahi, ketiga banyak band yang secara kualitas belum bagus sudah berani publish publik karyanya, akhirnya ini menjatuhkan pasar sendiri.
Dari ke empat poin diatas, eh cuma 3 point ya?... iya 3 point maksudnya saya hanya ingin memberikan solusi sekaligus (tentunya prosfek bisnis untuk saya, hahaha..) agar band juga memiliki video klip untuk di publish media, dan sudah banyak juga yang melakukan itu cuma wadahnya (industriya) belum jalan. terlebih, secara esttika pengambilan gambar masih banyak yang jauh dari kata cukup (baik). Ujung2nya menjatuhkan industri musik dikalangannya (grass root) sendiri.
Makanya hati2 pilih sutradara klip jangan yang abal2 hahaha.... saya nich profesional. Saya sich percaya dengan SDM para pembuat klip masalahnya kadang gini, mereka di berikan sejumlah dana untuk garap klip tapi mereka hanya mementingkan sisi profit alias keuntungan saja. Akhirnya dana malah bukan untuk bagaiman caranya klip sederhana jadi bagus yang ada malah asal jadi.
Back to the point...
Dari mana industri kita ini bisa jalan?.. ya itu tadi buat klip untuk publish dan diperbanyak, tapi kuliatasnya minimal harus baiklah jangan sampe malu2in atau malah norak hehe.... pisss bro !
Kedua, dari mana dananya kalo 1 klip dengan kualitas yang katakan nggak pake kamera broadcast yang ratusan juta  itu tapi minimal bisa bagus?... So saya ada solusi ni bro, kita bisa gabung beberpa band dalam 1 hari 1 malam syuting misal bareng 3 band. Emang bisa?...
Bisa aja bro, asal prosesnya matang. Misal nih saya khan ama crew dan perlatan syuting itu satu mobil misal dari pagi sampe siang band A, dilokasi tertentu yang udah ditentukan. Siang-sore band B, dan Band C nya syuting malam. Selama lokasinya tidak terlalu berjauhan itu bisa diatur asal si band sudah stand by dilokasinya masing2, saya dan crew tinggal take aja, soal angel camera khan sudah beberapa hari sebelumnya saya hunting dulu dimana aja lokasinya, dari arah mana aja cameranya, scene scenario apa aja yang dimaninkan, itu urusan directror/sutradara lah dalam hal ini saya, jangan ditanya hahaha...persiapan rundownnya gimana dll.  Pokoknya you tau beres..
Jadi cost atau harganya lebih murah, ketimbang bikin video klip sendirian, khan kalo peralatan syuting dan crew hitungannya perhari, mau bandnya 200 band juga asal sehari mah bisa hahaha api kayanya kalo 200 kebanyakan deh. Maksimal 3 bandlah... Nah gimana coba deh dibicarakan dengan sesama band dari kenalanmu misalnya tetangga desamu misalnya.
Soal budget kalo ke saya itu negotiable, mau pake lighting yang berapa ribu, mau camera jenis apa mau jenis genset yang  berapa ribu watt.. taken easy saya lahir dan besar di industri musik,  meskipun seperti yang sudah saya bilang sebenerya nggak besar-besar amat karena RBT bandku nggak laku... wkwkwkwk  Intinnya saya juga orang musik idola saya Gitaris yang ada di film india yang suka jadi si Vijay tuh... (Amitabachan...) wkwkwk.
Nggak mungkin saya pilih komersil daripada hasil yang memuaskan. Tapi kalo bisa sich pengen komersil yang gede gitu haha.. tapi sayangnya saya seniman sejati (gaya ya saya?, pura2 sich sebenernya wkwkkwkw...
Nah, setelah itu.. join lagi bikin kompilasinya cd nya, jual di pinggir2 jalan digabung ama CD Karaoke. Nah itu bisa diatur lagi ama saya hehe.. Asli koq anggota ASIRI bukan bajakan. So.. i just up to your decision.
 
Group
Fanspage

Cp :087829681624-081224144439

Senin, 02 Juni 2014

TIPS TUTORIAL & DAFTAR HARGA PEMBUATAN VIDEO KLIP LOKAL + TAYANG TV


Ini adalah proyek video klip yang saya garap lagi. Setelah sebelumnya saya garap yang ini.
Proses syutingnya molor sampe jam 02:00 pagi karena beberapa kendala. Tapi so far its okay. Karena bukan pertama kali  saya bicara soal harga paket video klip karena sebelumnya sudah saya ceritakan disini. Kali ini saya cuma mau mengatakan bagi yang berminat tayang TV juga bisa hub saya. Just contact saja ada info no. yang bisa dihubungi liat aja videonya. Atau hub saya disini, di postingan yang dulu. hehe.
.

Selasa, 20 Mei 2014

TIPS MEMBUAT VIDEO KLIP : BEBERAPA KESALAHAN FATAL DALAM PEMBUATAN VIDEO KLIP

Meski industri video klip band memang tidak sederas video klip lagu-lagu pantura, tapi beberapa band sekarang sudah mulai menjiplak strategi promo bandnya melalui video klip. Tannggal 04 Mei kemarin, saya kembali menggarap Video Klip, kali ini milik pemilik asli lagi ABG Tua yaitu Plat Band.

Saya belum sempat posting di blog lain saya yang juga berbicara tentang video klip, dan industri film, meskipun masih miskin posting karena, jujur aja saya moody'an orangnya. Kalo lagi nggak mood ya nggak nulis :) 

By the way mungkin seharusnya saya nulis tips ini dari dulu, hanya saja, saya juga sudah lupa apa saya pernah posting ini atau belum ya. Tapi nggak apa-apa kalopun  sudah ini bukan copy paste koq, saya nulis ulang lagi sambil facebook'an hehe add ya..hihi

Beberapa kesalahan yang sering dilakukan umumnya pada pemuatanklip band indie adalah:

1. Menyerahkan kepada orang yang secara SDM beda disiplin ilmunya. Misal nyerahin ke tukang video shooting hajatan. Nah, yang perlu dipertanyakan adalah membuat video klip itu hampir sama dengan membuat film, ada proses dan tekhnisnya. Proses misalnya, mempelajari materi lagu, membuat video outline-nya, kemudian hunting lokasi berdasarkan scene atau scenario yang di buat. Selain itu kemampuan director/sutradara klip dalam membuat atau mengemasnya juga berpengaruh, tergantung kehebatan imajinasinya. Hehe... kaya saya nih hebat, hanya saja kadang, si band ikut campur pengen lokasi di tempat anu-anu dll. Ini yang kadang juga akan membuat video klip kurang bagus. Karena seorang director pasti lebih paham arah imajinasi video klip ini akan dibawa kemana.

2. Minimnya budget, karena saya juga nge-band, saya tua keuangan band seperti apa kalo nggak ada yang modalain dan apa-apa mesti sendiri. Karen minimnya budget otomatis fasilitas yang didapatkan juga akan kecil, seperti lighting, jenis camera, mobil jemputan artis dll nya akan sangat diperhitungkan.

3. Pengetahuan jenis camera yang digunakan juga akan sangat berpengaruh, karena itu pastikan jenis kamera yang dipake atau biasanya kalo disaya sesuai budgetnya. Broadcast atau nggak, handycame atau bukan. Karena ini akan sangat berpengaruh terhadap kualitas gambar.

4. SDM editor, yang satu ini adalah kualitas imanjinasi sang editor videonya namun biasanya editor adalah berdasarkan video outline atau scenario yang dibuat director. 

5. Ketemu dengan director yang salah. Maksudnya?... begini coy, ada director yang hanya fokus pada untung besar tanpa memepertimbangkan fasilitas bagi artis/bandnya, dia berfikir bagaimana mendapat untung yang sebesar-besarnya dengan budget sekecil-kecilnya tanpa memperhatikan kualitas video klipnya. Nah hindari director/sutradara yang seperti itu. Pilih director yang suka dengan dunia seni, dan selalu fokus pada kualitas kaya saya hahaha.... saking fokusnya jadi otoriter wkwkwkw... Kata crew yang ikut syuting kemarin sich iya saya otoriter wkwkwk.. But its okay, karena saya berorientasi pada hasil videonya.

Hmm.. mungkin segitu dulu ya mba2 mas2.. silahkan contact aja kalo mau info lebih lanjut di FB saya